Advertorial Bisnis Online

-best viewed on PC-

Cara Benar Membersihkan Kotoran Pantat Bayi

Setelah menghabiskan 9 bulan merawat kehamilan dan melewati proses persalinan/kelahiran bayi, ternyata masih ada hal penting lain yaitu merawat bayi. Bayi baru biasanya memang sering buang air besar. Frekuensi buang air besar pada bayi baru biasanya dapat mencapai 5x dalam sehari. Ibu tidak perlu kawatir karena hal ini termasuk wajar. Setelah dilahirkan, bayi akan membersihkan ususnya dengan cara buang air besar. Feses tersebut merupakan kotoran yang mengendap dari air ketuban yang diminum oleh bayi sewaktu dalam kandungan selama masa kehamilan. Untuk menentukan ini normal atau tidak hendaknya ibu memeriksa kotoran bayi tersebut. Bila tidak ada lendir dalam kotoran bayi, dapat dipastikan buang air besar bayi termasuk normal. Pada kasus bayi yang mengalami keluhan mencret biasanya didapati adanya lendir pada feses tersebut.

Tahukah ibu bahwa cara membersihkan pantat bayi yang salah setelah bayi buang air besar merupakan salah satu penyebab terjadinya infeksi pada saluran kencing bayi. Infeksi ini ditandai dengan rasa sakit sebelum buang air kecil sehingga bayi biasanya menangis keras sebelum buang air kecil. Ibu baru tentunya akan kebingungan kenapa bayi menangis karena popok masih kering dan bayi baru saja menyusui sehingga bayi diperkirakan masih kenyang. Biasanya bayi tersebut hanya digendong dan ditenangkan beberapa waktu hingga kemudian rasa sakit karena sulit buang air kecil ini hilang dan bayi berhasil buang air kecil.

Sebetulnya infeksi ini tidak banyak diketahui oleh ibu baru. Karena itu adalah hal yang wajar kalau saat ini ibu belum mengerti cara membersihkan pantat bayi dengan benar. Kebanyakan dari ibu memang hanya membersihkan pantat bayi dengan cara biasa seperti : mengangkat kedua kaki bayi dan kemudian membersihkan kotoran tersebut dengan menggunakan kapas/tisu basah. Memang banyak ibu baru ini hanya mementingkan cara agar bayi tetap bersih dan tidak menangis. Ibu baru ini tidak sadar bahwa teknik membersihkan pantat bayi ini salah dan dapat mengakibatkan infeksi pada bayi.

Sebagai informasi kepada ibu untuk merawat bayi baru mereka, Infeksi pada saluran kencing ini ditandai dengan sulitnya bayi untuk buang air kecil akibat tersumbat sisa kotoran bayi yang terdorong masuk ke alat kelamin bayi. Biasanya infeksi ini dialami oleh bayi perempuan dan bukan pada bayi laki-laki. Ini disebabkan karena bentuk alat kelamin bayi perempuan yang berbeda dengan alat kelamin bayi laki-laki.

Untuk menghindari terjadinya infeksi pada alat kelamin bayi perempuan, hendaknya ibu memperhatikan cara pembersihan pantat bayi yang benar. Gunakan kapas yang telah dibasahi dengan air hangat untuk membersihkan pantat bayi. Hindari penggunaan tisu basah untuk membersihkan pantat bayi agar tidak memicu terjadinya ruam pada pantat bayi. Gerakan yang benar dalam membersihkan kotoran bayi adalah dari arah depan ke belakang atau dari atas ke bawah. Dengan menggunakan cara ini, kotoran bayi dapat dibersihkan dan infeksi dapat dihindari karena yang dibersihkan adalah alat kelamin bayi terlebih dahulu. Dengan gerakan ini pula tidak ada kotoran bayi yang masuk ke dalam alat kelamin bayi.

Berhati hatilah merawat bayi anda. Kehamilan dan bayi merupakan anugrah dari yang maha kuasa.

Belum menemukan yang anda cari? Klik disini untuk artikel lengkap kami.